Custom Search

Rabu, 14 Januari 2009

TEKNIK PEMIJAHAN LELE SANGKURIANG

I. PENDAHULUAN

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia terutama di Pulau Jawa.




Budidaya lele berkembang pesat dikarenakan : 1) dapat dibudidayakan di lahan dan sumber air yang terbatas dengan padat tebar tinggi, 2) teknologi budidaya relatif mudah dikuasai oleh masyarakat, 3) pemasarannya relatif mudah dan 4) modal usaha yang dibutuhkan relatif rendah.

Pengembangan usaha budidaya ikan ini semakin meningkat setelah masuknya jenis ikan lele dumbo ke Indonesia pada tahun 1985. Keunggulan lele dumbo dibanding lele lokal antara lain tumbuh lebih cepat, jumlah telur lebih banyak dan lebih tahan penyakit. Namun demikian perkembangan budidaya yang pesat tanpa didukung pengelolaan induk yang baik menyebabkan lele dumbo mengalami penurunan kualitas. Hal ini karena adanya perkawinan sekerabat (inbreeding), seleksi induk yang salah atas penggunaan induk yang berkualitas rendah.

Penurunan kualitas ini dapat diamati dari karakter umum pertama matang gonad, derajat penetasan telur, pertumbuhan harian, daya tahan terhadap penyakit dan nilai FCR (Feeding Conversation Rate). Sebagai upaya perbaikan mutu ikan lele dumbo, Balai Pengembangan Benih Air Tawar (BPBAT) Sukabumi telah berhasil melakukan rekayasa genetik untuk manghasilkan lele dumbo strain baru yang diberi nama lele ”Sangkuriang”.

Perekayasaan ini meliputi produksi induk melalui silang-balik (tahun 2000), uji keturunan benih dari induk hasil silang-balik (tahun 2001), dan aplikasi produksi induk silang-balik (tahun 2002-2004). Hasil perekayansaan ini (lele sangkuriang) memiliki karakteristik reproduksi dan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan lele dumbo yang saat ini beredar di masyarakat.

Budidaya lele sangkuriang (Clarias sp) mulai berkembang sejak tahun 2004, setelah dirilis oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, dengan Nomor Kepmen KP 26/Men/2004. Teknik budidaya lele sangkuriang tidak berbeda dengan lele dumbo, mulai dari pembenihan sampai pembesaran.

II. TEKNIK PEMIJAHAN LELE SANGKURIANG

2.1. Pematangan Gonad

Pematangan gonad lele sangkuriang dilakukan di kolam tanah. Caranya, siapkan kolam ukuran 50 m2, keringkan selama 2-4 hari dan perbaiki seluruh bagian kolam, isi air setinggi 50-70 cm dan alirkan secara kontinyu, masukkan 300 ekor induk ukuran 0,7-1,0 kg, beri pakan tambahan berupa pellet khusus lele dumbo sebanyak 3% setiap hari.

Catatan: induk jantan dan betina dipelihara terpisah.

2.2. Pematangan di bak

Pematangan gonad juga bisa dilakukan di bak. Caranya, siapkan baktembok ukuran panjang 8m, lebar 4m dan tinggi 1m; keringkan selama 2-4 hari, isi air setinggi 80-100 cm dan alirkan secara kontinyu, masukkan 100 ekor induk, beri pakan tambahan (pellet) sebanyak 3 persen/hari.

Catatan: induk jantan dan betina dipelihara terpisah.

2.3.Seleksi

Seleksi induk lele sangkuriang dilakukan dengan melihat tanda-tanda pada tubuh.

Tanda induk betina yang matang gonad :

- perut gendut dan tubuh agak kusam

- gerakan lamban dan punya dua lubang kelamin

- satu lubang telur satu lubang kencing

- alat kelamin kemerahan dan agak membengkak

Tanda induk jantan yang matang gonad :

- gerakan lincah, tubuh memerah dan bercahaya

- punya satu lubang kelamin yang memanjang, kemerahan, agak membengkak dan berbintik putih.

2.4. Pemijahan dan Pemeliharaan Larva

Pemijahan ikan lele sangkuriang dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu : pemijahan alami (natural spawning), pemijahan semi alami (induced spawning) dan pemijahan buatan (induced/artificial breeding). Pemijahan alami dilakukan dengan cara memilih induk jantan dan betina yang benar-benar matang gonad kemudian dipijahkan secara alami di bak/wadah pemijahan dengan pemberian kakaban. Pemijahan semi alami dilakukan dengan cara merangsang induk betina dengan penyuntikan hormon perangsang kemudian dipijahkan secara alami. Pemijahan buatan dilakukan dengan cara merangsang induk betina dengan penyuntikkan hormon perangsang kemudian dipijahkan secara buatan.

  1. Pemijahan Alami

- Siapkan bak berukuran panjang 2m, lebr 1m, dan tinggi 0,4 m

- Keringkan selama 2-4 hari

- Isi air setinggi 30 cm dan biarkan mengalir selama pemijahan

- Pasang hapa halus seusai ukuran bak

- Masukkan ijuk secukupnya

- Masukkan 1 ekor induk betina yang sudah matang gonad pada siang atau sore hari

- Masukkan pula 1 ekor induk jantan

- Biarkan memijah

- Esok harinya tangkap kedua induk dan biarkan telur menetas di tempat itu.

Hasil pemijahan alami lele sangkuriang biasanya kurang memuaskan. Jumlah telur yang keluar tidak banyak.

B. Pemijahan Semi Alami

- Perbandingan induk jantan dan betina 1:1 baik jumlah maupun berat

- Penyuntikkan langkahnya sama dengan pemijahan buatan

- Pemijahan langkahnya sama dengan pemijahan alami

C. Pemijahan Buatan

Pemijahan buatan memerlukan keahlian khusus. Dua langkah kerja yang harus dilakukan dalam sistem ini adalah penyuntikkan, pengambilan sperma dan pengeluaran telur.

    1. Penyuntikkan dengan ovaprim

Penyuntikkan adalah kegiatan memasukkan hormon perangsang ke tubuh induk betina. Hormon perangsang yang digunakan adalah ovaprim. Caranya, siapkan induk betina yang sudah matang gonad; sedot 0,3 mil ovaprim untuk setiap kilogram induk; suntikkan ke dalam tubuh induk tersebut; masukkan induk yang sudah disuntik ke dalam bak lain dan biarkan selama 10 jam.

    1. Penyuntikkan dengan hypofisa

Penyuntikkan bisa juga dengan ekstrak kelenjar hypofisa ikan mas atau lele dumbo. Caranya siapkan induk betina yang sudah matang gonad ; siapkan 1,5 kg ikan mas ukuran 0,5 kg; potong ikan mas tersebut secara vertikal tepat di belakang tutup insang; potong bagian kepala secara horizontal tepat dibawah mata; buang bagian otak; ambil kelenjar hypofisa; masukkan ke dalam gelas penggerus dan hancurkan; masukkan 1 cc aquabides dan aduk hingga rata; sedot larutan hypofisa itu; suntikkan ke dalam tubuh induk betina; masukkan induk yang sudah disuntik ke bak lain dan biarkan selama 10 jam.

    1. Pengambilan Sperma

Setengah jam sebelum pengeluaran tleur; sperma harus disiapkan. Caranya:

1. Tangkap induk jantan yang sudah matang kelamin

2. Potong secara vertikal tepat di belakang tutup insang

3. Keluarkan darahnya

4. Gunting kulit perutnya mulai dari anus hingga belakang insang

5. Buang organ lain di dalam perut

6. Ambil kantung sperma

7. Bersihkan kantung sperma dengan tisu hingga kering

8. Hancurkan kantung sperma dangan cara menggunting bagian yang paling banyak

9. Peras spermanya agar keluar dan masukkan ke dalam cangkir yang telah diisi 50 ml (setengah gelas) aquabides

10. Aduk hingga homogen.

2.5. Pengeluaran Telur

Pengeluaran telur dilakukan setelah 10 jam dari peyuntikkan, namun 9 jam sebelumnya diadakan pengecekkan.

Cara pengeluaran telur:

1. Siapkan 3 buah baskom plastik, 1 botol Natrium Chlorida (infus), sebuah bulu ayam, kain lap dan tisu

2. Tangkap induk dengan sekup net

3. Keringkan tubuh induk dengan lap

4. Bungkus induk dengan lap dan biarkan lubang telur terbuka

5. Pegang bagian kepala oleh satu orang dan pegang bagian ekor oleh yang lainnya

6. Pijit bagian perut ke arah lubang telur

7. Tampung telur dalam baskom plastic

8. Campurkan larutan sperma ke dalam telur

9. Aduk hingga rata dengan bulu ayam

10. Tambahkan Natrium Chlorida dan aduk hingga rata

11. Buang cairan itu agar telur-telur bersih dari darah

12. Telus siap ditetaskan.

2.6. Penetasan

Penetasan lele sangkuriang dimasukkan ke dalam bak tembok. Caranya :

1. Siapkan sebuah bak tembok ukuran panjang 2 m, lebar 1 m dan tinggi 0,4 m

2. Keringkan selama 2-4 hari

3. Isi bak tersebut dengan air setinggi 30 cm dan biarkan air mengalir selama penetasan

4. Pasang hapa halus yang ukurannya sama dengan bak

5. Beri pemberat agar hapa tenggelam (misalnya kawat behel yang diberi selang atau apa saja

6. Tebarkan telur hingga merata ke seluruh permukaan hapa

7. Biarkan telur menetas dalam 2-3 hari.

Penetasan telur sebaiknya dilakukan pada air yang mengalir untuk menjamin ketersediaan oksigen terlarut dan penggantian air yang kotor akibat pembusukan telur yang tidak terbuahi. Peningkatan oksigen terlarut dapat pula diupayakan dengan pemberian aerasi.

Telur lele sangkuriang menetas 30-36 jam setelah pembuahan pada suhu 22-25 0C. Larva lele yang baru menetas memiliki cadangan makanan berupa kantung telur (yolksack) yang akan diserap sebagai sumber makanan bagi larva sehingga tidak perlu diberi pakan. Penetasan telur dan penyerapan yolksack akan lebih cepat terjadi pada suhu yang lebih tinggi. Pemeliharaan larva dilakukan dalam hapa penetasan. Pakan dapat mulai diberikan setelah larva berumur 4-5 hari atau ketika larva sudah dapat berenang dan berwarna hitam.

III. MANAJEMEN KESEHATAN DAN LINGKUNGAN

Kegiatan budidaya lele sangkuriang di tingkat pembenih/pembudidaya sering dihadapkan pada permasalahan timbulnya penyakit atau kematian ikan. Pada kegiatan pembenihan, penyakit banyak ditimbulkan oleh adanya serangan organisme pathogen sedangkan pada kegiatan pembesaran, penyakit biasanya terjadi akibat buruknya penanganan kondisi lingkungan.

Kegagalan pada kegiatan pembenihan ikan lele dapat diakibatkan oleh serangan organisme predator (hama) ataupun organisme pathogen (penyakit). Organisme predator yang biasanya menyerang antara lain insekta, ular, atau belut. Serangan lebih banyak terjadi bila pendederan benih dilakukan di kolam tanah dengan menggunakan pupuk kandang. Sedangkan organisme pathogen yang lebih sering menyerang adalah Ichthiopthirius sp, Trichodina sp, Dacttylogyrus sp, dan Aeromonas hydrophyla.

Penanggulangan hama insekta dapat dilakukan dengan pemberian insektisida yang direkomendasikan pada saat pengisian air sebelum benih ditanam. Sedangkan penanggulangan belut dapat dilakukan dengan pembersihan pematang kolam dan pemasangan kolam di sekeliling kolam.

Penanggulangan organisme pathogen dapat dilakukan dengan manajemen lingkungan budidaya yang baik dan pemberian pakan yang teratur dan mencukupi. Bila serangan sudah terjadi,benih harus dipanen untuk diobati. Pengobatan dapat menggunakan obat-obatan yang direkomendasikan.

Manajemen lingkungan dapat dilakukan dengan melakukan persiapan kolam dengan baik. Pada kegiatan budidaya dengan menggunakan kolam dan tanah, persiapan kolam meliputi pengeringan, pembalikan tanah, perapihan pematang, pengapuran, pemupukan, pengairan dan pengkondisian tumbuhnya plankton sebagai sumber pakan. Pada kegiatan budidaya dengan menggunakan bak tembok atau bak plastik, persiapan kolam meliputi pengeringan, disinfeksi (bila diperlukan), pemupukan, pengairan dan pengkondisian tumbuhnya plankton sebagai sumber pakan. Perbaikan kondisi air kolam dapat pula dilakukan dengan penambahan probiotik.



13 komentar:

  1. Ok, gan. izin kopas, lagi berusaha mengembangbiakan ikan lele, tapi tdk tahu cara pemejahannya.

    Ebook Pemrograman, Source Code, Info, dan Semua tentang TI: www.cr0wja.co.cc

    BalasHapus
  2. UD. NABILLA LELE

    Kami petani lele dari Sleman-Yogyakarta yang sudah berpengalaman. Kami menjual induk dan bibit lele sangkuriang berbagai ukuran. Melayani pengiriman keluar kota dan luar pulau. Alamat : Jl. Kaliurang Km 13,5 Sleman-Yogyakarta.
    Bibit lele yang kami hasilkan adalah bibit lele berkualitas, telah terbukti dengan penanganan yang baik dan benar bibit lele hasil dari produksi kami dapat berkembang dengan baik dan cepat pertumbuhannya. Berikut kami informasikan data dari tempat usaha pembibitan lele kami :
    Jenis : Sangkuriang.
    Sistem : Intensif.
    Pemijahan : Alami.
    Sumber air : Air tanah / sumur.
    Kolam : Terpal.
    Pakan : Cacing sutra.
    Pengangkutan : Dikemas dalam kotak styrofoam penahan panas, tahan sampai 19 jam.
    Kota tujuan : Seluruh Indonesia.
    Kapasitas pengiriman :
    UKURAN : KAPASITAS / Ekor / BOX :
    2-2cm : 15.000.
    2-3cm : 8.000.
    3-4cm : 6.000.
    3-5cm : 5.000.
    4-6cm : 4.000
    Induk : 15.
    Untuk informasi harga silahkan contak person Andy 085753563403 / 081227354545 atau datang langsung ke lokasi pembibitan kami di Jl.Kaliurang Km 13,5 Sleman (10 meter selatan Honda AHASS)

    BalasHapus
  3. kan lele sangkuriang & ikan lele phyton / paiton
    Jual benih ikan lele sangkuriang & phyton/paiton

    Benih ikan lele tarakan jual segala ukuran.harga murah kwalitas unggulan di kembangkan dari kolam bak terpal yang telah terbukti kwalitasnya kuat untuk pengiriman jarak jauh serta cepat beradaptasi di lingkungan apapun.

    Menjual benih serta indukan ikan lele sangkuring & phyton
    * – benih ikan lele ukuran 2-3 panjang ikan 3-4 cm harga Rp. 60/ekor
    * – benih ikan lele ukuran 3-4 panjang ikan 4-5 cm harga Rp. 80/ekor
    * – benih ikan lele ukuran 3-5 panjang ikan 5-6 cm harga Rp.100/ekor
    * – benih ikan lele ukuran 4-6 panjang ikan 6-7 cm harga Rp.125/ekor

    Jangan di baca kalau tidak ada manfaatnya

    Yang murah selain kami masih banyak yang jual tapi kwalitas kami utamakan, Kita tidak menjual benih yang tidak layak untuk di pelihara oleh petani pengusaha atau penjual benih seperti ikan kurang sehat atau rusak, Dan benih kami di kelola oleh orang orang pilihan secara profesional dan tetap dalam pantauan dinas perikanan daerah akan kesehatanya benih ikan. Buat apa mencari dan membeli benih ikan murah kalau banyak kematian nantinya.Anda bisa menilai kwalitas kita boleh anda bandingkan dengan yang lain silahkan.

    BENIH KITA BUKAN YANG TERBAIK SERTA BENIH KITA BUKAN MURAHAN TAPI KITA BERUSAHA MEMBUAT BENIH YANG TERBAIK UNTUK ANDA

    Melayani pesanan benih ikan lele pengiriman :
    1. antar kota
    2. antar provinsi
    3. antar pulau diseluruh Indonesia

    Untuk informasi cara ternak ikan lele :
    * budidaya pembesaran
    * pemeliharaan serta perawata pada ikan lele
    * kiat kiat sukses
    * pengobatan penyakit ikan lele
    * pemasaran ikan lele benih dan konsumsi
    * mengalih bisnis perikanan

    Silahkan kunjungi via Google di alamat : http//Pbenih.blogspot.com

    Semoga bermanfaat amin
    Surya mina,Pembenihan & pengembangan .ikan air tawar
    Alamat : pusmalang wukirsari Cangkringan Rt.04/Rw.06 Sleman Yogyakarta

    ( sms / telpon )
    087733662287

    BalasHapus
  4. Saya memfokuskan usaha pada
    pembenihan bibit lele sangkuriang.
    Bagi yang membutuhkan bibit lele
    sangkuriang. Untuk wilayah Solo dan
    sekitarnya saya antar gratis. Bibit
    berkualitas karena dari indukan
    bersertifikat dari BBAT. Kami siap
    membantu Anda sukses dalam
    berternak lele. Konsultasi gratis.
    Saya tidak menjual bibit saja. Bibit
    yg saya kirim. Bila sudah panen akan
    saya beli bila Anda kesulitan
    menjual. Hub 085642057643
    alamat Ngablak Rt/Rw 03/06,
    Karangmojo, Tasikmadu,
    Karanganyar, Solo

    BalasHapus
  5. saya dari desa tanggul tlare kec kedung kab jepara ,saya mw tanya kenapa saya mencoba pemijahan lele sangkuriang banyak yang mati setelah menetas ,kira kira penyebabnya apa, tlong penjelasannya

    BalasHapus

komentar-komentar

Recent Comments Widget by Blogger Widgets