Postingan

manajemen / pengelolaan sistem budidaya perikanan

manajemen / pengelolaan sistem budidaya perikanan pada dasarnya pengelolaan sistem budidaya perikanan dibagi kedalam beberapa bagian garis besar, yaitu : 1. Pengelolaan kolam 2. Pengelolaan kualitas air 3. Pengelolaan ikan 4. Pengelolaan pakan 5. Pengelolaan penyakit 1. Pengelolaan kolam Pengelolaan kolam termasuk didalamnya yaitu persiapan kolam, jenis / tipe konstruksi kolam, keadaan topografi, iklim, sarana dan prasarana penunjung kolam lainnya 2. Pengelolaan kualitas air Pengelolaan kualitas air termasuk didalamnya yaitu kandungan bahan-bahan yang terlarut dalam air, oksigen, karbondioksida, amoniak, suhu, lumpur, dll 3. Pengelolaan ikan Pengelolaan Induk, pengelolaan benih 4. pengelolaan pakan jenis pakan, cara pemberian pakan 5. pengelolaan penyakit jenis penyakit, pencegahan, pengobatan

pemanenan ikan

Gambar
pemanenan ikan setelah ikan dipelihara di kolam dan ukurannya sudah besar maka ikan siap untuk dipanen. pemanenan ikan sebaiknya dilakukan pada pagi hari ketika suhu udara belum panas. pemanenan ikan di pagi hari ini bertujuan untuk mencegah terjadinya stress pada ikan dan apabila ikan yang dipanen stress maka akan rentan terserang penyakit. supaya dapat memanen ikan pagi hari maka semenjak Subuh atau malam hari air kolam sudah harus disurutkan. ketika memanen ikan peralatan harus sudah dipersiapkan terlebih dahulu seperti jala, hapa, timbangan, sepatu bot, ember dan lain-lain. ikan yang dipanen harus dihitung berapa produksinya dengan tujuan untuk mengitung atau mengukur tingkat hasil produksi ikan.

budidaya belut di dalam drum

budidaya belut di dalam drum mencari belut tidak usah susah-susah harus pergi ke sawah. sekarang coba anda praktikan budidaya belut di dalam drum. berbududaya belut di dalam drum mempunyai beberapa keuntungan yaitu : - tidak menggunakan areal yang luas - modal sedikit - mudah dalam pengontrolan media budidaya dapat menggunakan drum plastik yang ujung atas nya terbuka. di bagian bawah drum di beri lubang untuk proses pembersihan. setelah drum disiapkan kemudian dimasukan jerami dan kemudian tanah. kondisi tanah disesuaikan dengan keadaan di habitnya belut di alam. setelah media disiapkan kemudian masukan belut jantan dan belut betina jumlah nya 2 - 5 pasang. pakan yang diberikan yaitu bisa keong mas, ikan rucah setelah kurang lebih 3 bulan belut akan berkembang biak dan siap untuk di panen