Postingan

Penyakit Koi Herpes Virus (KHV)

Penyakit Koi Herpes Virus (KHV) A.  Penyebab : cyprinid herpesvirus -3 atau CyHV-3 B.  Karakteristik patogen : -     Virus DNA, virus merupakan penyebab utama kematian masal pada jenis ikan mas  dan ikan koi -   Virus ini hanya menginfeksi ikan mas dan koi. -     Penyakit  KHV ini  tidak menular ke manusia yang menkonsumsi atau kontak dengan ikan terinfeksi KHV (tidak zoonosis). -     Sangat virulen, masa inkubasi virus yaitu selama 1 s.d 7 hari dengan kematian mencapai 100%. -     Virus ini dapat berkembang pada tubuh ikan dipicu oleh kondisi lingkungan perairan  yang buruk, terutama kualitas air yang tidak diperhatikan dengan  suhu air < 26 0 C. -     Penularan penyakit KHV terjadi  melalui kontak antar ikan, air/lumpur & peralatan perikanan yang terkontaminasi, media lain : sarana alat angkut, manusia,...

Cara Pengangkutan Ikan KOI

Gambar
Cara  Pengangkutan Ikan KOI Beberapa cara pengangkutan ikan Koi. 1.        Sistem Terbuka Pengangkutan dengan cara terbuka membutuhkan mobil yang berpendingin  tahan terhadap guncangan.  Ikan Koi yang diangkut oleh mobil tersebut disimpan dalam bak fiber yang diisi dengan air yang memberikan kenyamanan pada ikan agar tidak stress. Cara pengangkutan koi secara terbuka biasanya dilakukan ketika koi menuju ke arena perlombaan agar kebugaran Ikan Koi ini tetap bertahan. 2.        Sistem Tertutup Sistem pengangkutan secara tertutup merupakan cara pengangkutan yang lebih sederhana. Pengangkutan dilakukan dengan cara memasukan Ikan Koi ke dalam plastik berangkap dua yang berisi air dan diberi oksigen ke dalam kantong plastik tersebut.

cara pembuatan Kolam Terpal / Plastik

Gambar
pengerjaan rangka kolam terpal / plastik rangka kolam terpal bisa terbuat dari kayu, besi, bambu. rangka kolam terpal dari kayu . Pembuatan rangka kolam terpal dari kayu membutuhkan bahan-bahan diantaranya yaitu : papan, kayu usuk, paku. Alat-alat yang digunakan adalah gergaji, palu, meteran. Langkah awal pengerjaan kolam terpal yaitu mengukur papan-papan dan kayu usuk yang hendak dipotong disesuaikan dengan panjang yang telah direncanakan dalam sketsa dan gambar. Bentuk rangka kolam terpal umumnya persegi panjang, ukuran rangka bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan luas lahan yang ada, bisa 2 x 1 x 1 m3, bisa 5 x 2 x 1 m3. metode pengerjaan diselesaikan satu bagian- satu bagian yaitu mulai dari dasar, kemudian sisi-sisinya. cetak halaman ini

Defisiensi vitamin C pada ikan

Karakteristik :     Vitamin C merupakan vitamin yang mudah rusak apabila terkena suhu panas dan mudah larut dalam air, kerusakan ini umumnya terjadi pada saat proses pembuatan dan penyimpanan pakan yang kurang baik atau pakan dsimpan terlalu lama.  Kekurangan vitamin C pada tubuh ikan bisa mengakibatkan kelainan pada tulang ikan yaitu lordosis dan skoliosis ( broken back syndrome ).  Gejala klinis dari lordosis adalah tubuh ikan melengkung ke atas atau ke bawah. Sedangkan untuk gejala klinis skoliosis yaitu tubuh ikan akan  membengkok kesamping Pengendalian :     Suplemen vitamin C perlu diberikan dengan dosis 250 mg/kg,  

Penyakit malnutrisi

Penyakit malnutrisi A.  Karakteristik : - Kekurangan nutrisi pada ikan peliharaan terjadi disebabkan masing-masing jenis ikan mempunyai kebutuhan dasar nutrisi yang beragam ( dietary requirement ). Dilihat dari kebiasaan makan ikan maka dapat dikelompokkan ke dalam 3 kelompok; yaitu: (1) ikan pemakan hijauan (herbivora), (2) ikan pemakan daging (carnivora) (3) pemakan segala (hijauan dan daging) (omnivora). -    Vitamin pada pakan ikan mempunyai sifat yang labil dan mudah mengalami  kerusakan serta tidak dapat disintesa oleh tubuh, akibat hal tersebut ikan rentan terhadap defisiensi vitamin. Jenis defisiensi vitamin adalah sebagai berikut:   a. Defisiensi        asam     pantotenik akan  menyebabkan insang ikan  menjadi lunak dan ikan sulit untuk bernafas yang diikuti dengan kematian pada  ikan. b. Defisiensi vitamin A akan menyebabkan  pertumbuhan ikan menjad...

Fluktuasi suhu air yang ekstrim

Fluktuasi suhu air yang ekstrim A.  Karakteristik : Ikan umumnya tidak mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan suhu air kolam yang ekstrim (fluktuasi suhu yang tinggi dalam waktu yang relatif singkat) karena suhu ekstrim pada kolam akan merusak keseimbangan hormonal dan fisiologis tubuh ikan  yang  akan berakibat terjadinya stress pada Ikan. Bahkan bisa  menyebabkan kematian mendadak pada ikan. B. Pengendalian Kestabilan suhu air kolam  pada kisaran optimum perlu dijaga/dipertahankan.

Emboli gas (Gas Bubble Disease)

Emboli gas ( Gas Bubble Disease ) A.  Karakteristik : - Emboli gas pada ikan adalah keadaan dimana  gas lewat jenuh (nitrogen, oksigen dan karbondioksida) dalam tubuh ikan, emboli gas ini akan menyebabkan adanya gelembung udara di dalam darah dan jaringan tubuh ikan. - Emboli yang terjadi di bawah kulit ikan akan  merusak kekompakan kulit dan akan mengganggu keseimbangan osmotic pada ikan. - Apabila emboli gas ini terjadi pada pembuluh darah makan akan membendung aliran darah, terutama pada insang ikan. - Penyakit ini menyebabkan ikan akan sulit bernafas, dan mata pada ikan akan menonjol.  B.  Pengendalian : - Menambah aerasi kuat pada air kolam untuk mengurangi akumulasi gas Nitrogen dalam air. - Memindahkan ikan sakit (ikan yang terkena emboli gas) ke air yang normal.